LN001
LN001

GP SAKERA Kawal Kasus Dugaan ijazah Palsu Kades Battal Kejenjang Proses Lebih Serius

GP SAKERA Kawal Kasus Dugaan ijazah Palsu Kades Battal Kejenjang Proses Lebih Serius
Bagikan :
60 Views

Situbondo, LensaNusantara – Pasca aksi demo dari warga Desa Battal, LPK (Lembaga Pemberantasan Korupsi dan GP SAKERA (Gerakan Perlawanan Situbondo Anti Korupsi Edukasi Resistensi Advokasi) di depan Kantor Pemerintahan Kabupaten Situbondo kamis 19 september kemaren.

Polemik yang meresahkan warga Desa Battal tentang dugaan penggunaan Ijazah palsu oleh Kepala Desa Battal Kecamatan Panji kabupaten Situbondo tetap berbuntut serius.

Ketum Gp Sakera Syaiful Bahri aktivis yang istiqomah dalam mengawal kepentingan masyarakat Situbondo, Memberikan istruksi kepada anggotanya Ahmat Fatoni dan Dwi Anggi Saputra untuk untuk mengawal warga Desa Battal yaitu Johan, Sutirdjo, Mursyid, dan H. Rasmito, Selasa (24/9/2013)

Johan selaku perwakilan warga Desa Battal, Menjelaskan kepada Tim S-One akan tujuannya datang ke Polres Situbondo.

“saya mengantarkan teman-teman saya untuk memberikan keterangan kepada penyidik pidter di polres situbondo. Kebetulan mereka bertiga merupakan panitia pilkades di desa battal saat 2013 kemaren,” jelas Johan yang merasa di bohongi ketika pencalonan Kepala Desa Battal 2013.

Sementara sutirdjo selaku mantan Anggota Panitia Pilkades Battal juga menerangkan tentang kedatangannya untuk memberikan keterangan terkait penggunaan ijazah yang di gunakan oleh Kades Battal Suryadi.

“saya akan memberikan keterangan di hadapan Penyidik Polres Situbondo mas, tentang penggunaan ijazah yang di gunakan suryadi saat pencalonan dulu,” terang Sudirjdo.

Sedangkan Mursyid yang juga sebagai anggota mantan panitia pilkades 2013 juga menjelaskan kedatangannya.

“iya mas, Saya sama juga ingin memberikan keterangan dihadapan penyidik. Agar proses penanganan perkara ini bisa naik tingkat”

Tak ketinggalan dari H. Rasmito pun mengungkapkan tujuannya.

“saya akan menjelaskan bahwa suryadi saat pencalonan pilkades tahun lalu memang menggunakan ijazah tersebut dan ada legalisirnya,” ungkap H. Rasmito.

Pada saat yang sama Ahmat Fatoni mengatakan tentang pengawalannya yang di instrukiskan dari Ketum Gp Sakera.

“Kegiatan ini merupakan suatu bentuk keseriusan kami terhadap pegawalan dari pengaduan masyarakat kepada kantor kami, dan ini masih akan tetap berlajut dengan kegiatan lain. Sehingga warga desa battal benar-benar merasakan keadilan yang seutuhnya”, Kata Ka Biro Investigasi Gp Sakera.
(dodot)

About The Author

Related posts